Cari Pembeli Baru atau Fokus ke Pelanggan Lama?


Di awal-awal bisnis, pasti kita akan kesusahan mencari pembeli apalagi pelanggan. Apalagi kalau pengetahuan tentang marketing masih nol besar. Duuuuh susah banget, saya pun juga pernah merasakannya.

Serasa, produk yang kita tawarkan itu gak ada yang cocok di mata calon pembeli. Sudah cocok dengan produknya, eh tambah ragu sama kredibilitas kita. Takut kena tipu dan sebagainya.

Dan kita pun berpikir "Gini-gini amat ya rasanya jadi penjual. Kok banyak nyeseknya."

Tapi semua itu akan berubah ketika satu persatu orang percaya dan akhirnya menjadi pelanggan kita. Tentunya, kita harus berdarah-darah terlebih dahulu sebelum mendapatkan pelanggan yang banyak. Gak mudah bro.

Tapi setelah bisnis mulai membesar, kita sering melupakan pelanggan setia dan fokus mencari pelanggan baru. Udah susah-susah mendapatkannya, eh kok malah sekarang diabaikan?

Padahal, menurut penilitian oleh Jay Conrad Levinson, dibutuhkan dana marketing enam kali lipat untuk menjual sebuah produk kepada calon pelanggan, dibandingkan kepada pelanggan setia kita.

Ya iya lah, untuk memperkenalkan produk ke orang yang gak tahu tentang bisnis kita, pasti lebih susah. Dana dan tenaga yang dikeluarkan pun akan lebih banyak. Walaupun katakanlah bisnis kita adalah bisnis online.

Kamu pernah kan dihadapkan dengan orang yang banyak tanya ketika mau membeli? Parahnya, ada yang chat lama, beli kagak. CLBK istilahnya. Biasanya mereka adalah orang yang pertama kali bertransaksi dengan kita. Betul?

Itu menguras tenaga, emosi, dan kuota internet. Benar gak? Pastinya dong. Haha.

Jadi kesimpulan saya, jangan lupakan pelanggan setia. Karena merekalah yang loyal kepada kita. Kalau tawarkan produk, pasti tertarik. Minimal jika produkmu bermanfaat, dia akan ikut merekomendasikannya ke orang lain. Asyik bukan? Asyik banget malah.

Begini skala prioritasnya,

60% untuk menjaga hubungan dengan pelanggan lama
30% untuk mencari pelanggan baru
10% untuk memperkenalkan produk kita lebih luas lagi, mencari pembeli baru

Kalau saya sih gitu. Hehe. Keputusan tetap di tanganmu.

Oh ya mau tanya, pelangganmu sekarang ada berapa? Tulis di kolom komentar 😁

"Dapat pelanggan yang loyal itu sesusah dapetin hati dia. Jadi, jangan sampai kamu sia-siakan."

Salam Perubahan,
David Aji Pangestu
Cari Pembeli Baru atau Fokus ke Pelanggan Lama? Cari Pembeli Baru atau Fokus ke Pelanggan Lama? Reviewed by David Aji Pangestu on 3/25/2020 09:00:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.